Contoh Pemrograman Berorientasi Objek (PBO)

Kali ini saya akan memberikan contoh pemrograman berorientasi objek, saya akan mengulas duulu sedikit. Banyak orang juga mulai tertarik dengan dunia teknologi seperti komputer dan jaringan,

Contoh Pemrograman Berorientasi Objek (PBO)

Kali ini saya akan memberikan contoh pemrograman berorientasi objek, saya akan mengulas duulu sedikit. Banyak orang juga mulai tertarik dengan dunia teknologi seperti komputer dan jaringan, pemrograman komputer, dan banyak juga yang mulai belajar tentang belajar bahasa pemrograman dasar. Jika kalian tertarik mempelajari metode-metode pemrograman, maka kalian harus tahu jika metode pemrograman terdiri dari dua macam yaitu pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi objek. Disini kita akan membahas apa itu pemrograman berorientasi objek, contoh pemrograman berorientasi objek, dan juga kelebihannya. 

Pengertian pemrograman Berorientasi Objek 

Contoh  pemrograman berorientasi objek dan pengertian dari pemrogramanan berorientasi objek sama-sama penting untuk dipelajari maka pengertian dari pemrograman berorientasi objek adalah   pemrograman yang berorientasi terhadap suatu objek atau beberapa objek. Selain itu, fungsi didefinisikan kedalam beberapa objek atau kelas yang bertujuan untuk mereka bisa saling bekerja sama dan pada akhirnya dapat memecahkan masalah. Metode pemrograman yang seperti disebut dengan metode pemrograman berorientasi objek atau disebut OOP atau Object Oriented Programming. Jika menggunakan metode seperti ini maka bisa metode ini bisa memberikan tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi, pengubahan program yang relatif mudah, dan juga cocok dipakai dalam pemrograman berskala besar.

Baca juga:  Mengenal Jenis Jenis Bahasa Pemrograman

Kelebihan pemrograman Berorientasi Objek 

Sebelum masuk ke dalam  contoh pemrograman berorientasi objek ada baiknya kita pelajari dulu apa saja kelebihan-kelebihan dari metode ini. Yang pertama adalah Improved Software Development Productivity dimana sistem program dapat di modifikasi tanpa harus melibatkan terlalu banyak modul karena hanya satu saja objek yang terlibat. Improved Software Maintainability  dimana bagian dari software lebih mudah untuk diperbaiki. Faster Development dimana penyelesaian program bisa dilakukan lebih cepat karena didukung objek library yang banyak. Lower Cost Development karena penyelesaian program cepat maka biaya yang dibutuhkan lebih rendah. Higher Quality Software dimana software nya memiliki kualitas yang bagus. 

Kelemahan pemrograman Berorientasi Objek 

Selain memiliki kelebihan metode ini juga memiliki beberapa kelemahan yaitu tidak semua program bisa langsung terbiasa dengan metode ini, jadi beberapa program harus beradaptasi terlebih dahulu. Ukuran program yang dibuat dengan metode ini pada umumnya berukuran relatif lebih besar. Jika kalian ingin program dengan runtime yang cepat, metode ini kurang cocok karena runtime nya relatif lebih lambat. Tujuan program ini memang untuk menyelesaikan atau memecahkan suatu masalah, namun perlu diingat bahwa tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan metode pemrograman berorientasi objek ini untuk contoh pemrograman berorientasi objek akan dijelaskan setelah ini. 

Baca juga:  Tutorial belajar Sintaks Dasar C++

Contoh pemrograman Berorientasi Objek 

Berikut adalah beberapa  contoh pemrograman berorientasi objek yaitu program menghitung persegi dan segitiga, program c++ untuk pendaftaran siswa baru, program Python detail karyawan karyawati, program visual basic untuk melakukan editing pada database, dan program VB sederhana. Demikian lah hal-hal yang perlu diketahui mengenai metode pemrograman berorientasi objek seperti definisinya, kelebihan serta kekurangannya serta tidak lupa apa saja contoh-contoh dari metode pemrograman yang satu ini. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *