Arti Underrated dan Overrated yang ada di Sosial Media –

  • Whatsapp

“Apa cuma aku yang merasa grup ini sangat overrated?”  “Ya ampun, drama ini benar-benar underrated, aku harap lebih banyak orang menonton ini!”

Divedigital.id

Bacaan Lainnya

Divedigitalid – Dalam dunia sosial media seperti Instagram, Facebook, YouTube dan lain sebagainya, kita seringkali mendengar istilah underrated dan overrated. Dua kata ini kerap muncul baik di postingan maupun kolom komentar.

Istilah overrated dan underrated dalam sosial media umumnya diukur dari kepopuleran dan nilainya. Ada hal yang sangat populer, berharga mahal, juga bernilai baik. Ada juga hal yang kurang disorot, dibandrol dengan harga murah, atau mendapat penilaian kurang baik.

Masih ada beberapa orang yang keliru menggunakan istilah ini sehingga maknanya tidak tersampaikan dengan benar. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu? Agar tidak keliru dalam menggunakannya, mari kita pahami arti dari masing-masing kata tersebut.

Arti Overrate dan Contohnya

Overrated berasal dari kata over, yang artinya berlebihan. Sedangkan rated artinya penilaian. Apabila diartikan, overrated artinya dibesar-besarkan, diagung-agungkan dan semacamnya. Overrated merupakan kemunculan dan penilaian positif yang berlebihan terhadap suatu hal. Bisa film, drama, buku, fashion, profesi, bahkan kecerdasan seseorang.

Overrated memiliki konotasi yang cukup negatif. Pasalnya, hal-hal yang di-label dengan overrated dinilai kurang sesuai dengan banyaknya penilaian positif yang didapatkan. Kasarnya, orang-orang menilainya baik secara berlebihan padahal sebenarnya tidaklah sebaik itu.

Baca Juga: Pengertian Buzzer Rp dan Ciri-cirinya

Sebagai contoh, sebuah komentar yang mengatakan bahwa drama XS overrated, terlalu sering muncul dimana-mana dan menuai banyak pujian. Namun overrated sendiri bersifat subjektif. Tentu ada yang menganggap drama XS dipuji berlebihan dan kontroversial padahal sebenarnya biasa saja. Tapi tentu ada juga yang begitu menggemari atmosfir drama XS dan tidak menganggap drama tersebut overrated.

Arti Underrated dan Contohnya

Selanjutnya kita akan membahas istilah underrated. Istilah ini berkebalikan dengan overrated. Underrated memiliki arti diremehkan, disepelekan. Lebih lengkapnya, underrated mengacu pada opini tentang suatu hal yang kurang mendapatkan perhatian, padahal memiliki kualitas yang setara atau bahkan lebih baik daripada hal-hal yang lebih populer atau overrated.

Underrated memiliki makna yang lebih positif. Misalnya orang-orang dengan kemampuan menari yang sangat baik namun kurang banyak mendapat perhatian karena penampilan fisiknya yang tidak terlalu menonjol. Hal ini menyebabkan penari tersebut dikatakan underrated oleh sebagian orang. Kembali lagi, hal ini bersifat subjektif.

Istilah underrated dan overrated di sosial biasanya digunakan oleh penggunanya untuk membandingkan beberapa hal yang sejenis. Misalnya review tentang buku pengembangan diri non fiksi overrated versus yang underrated. Contoh lainnya, daftar selebgram yang overrated padahal hanya bermodal sensasi, sebaliknya ada selebgram yang underrated padahal kontennya sangat bermanfaat bagi kesehatan mental masyarakat.

Seperti itu beberapa perbedaan mendasar antara istilah overrated dan underrated yang ramai digunakan di jagad sosial media. Dengan memahami arti dari kedua istilah tersebut, akan lebih mudah untuk menggunakannya secara tepat.

Baca Juga: Pengertian Komprehensif menurut KBBI

Sosial media merupakan wadah bagi banyak orang untuk berekspresi, belajar, dan menyuarakan dirinya. Kita sebagai pengguna memiliki andil dan kesadaran untuk memilah aktivitas seperti apa yang akan membuat kita berkembang, dan mana yang justru menghadirkan rasa tidak nyaman. Bebas, namun bertanggung jawab.

Meski sudah lebih memahami tentang istilah underrated dan overrated dalam sosial media, dalam penerapannya kita tetap harus mengetahui batasan yang pantas untuk beropini mengenai sesuatu. Pendapat kita tidak boleh menjatuhkan suatu pihak. Pendapat tersebut haruslah mempertimbangkan penggunaan kata, istilah, dan etika yang baik. Akan lebih baik jika bersifat konstruktif sehingga membantu orang lain dan diri kita untuk tetap bertumbuh.

Baca juga artikel menarik lainnya seperti Apa itu Masyarakat Inklusif atau artikel lainnya dikategori Arti Kata

Misi adalah menyebarkan informasi bermanfaat. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jadilah bagian dari misi kami dengan membagikan ke sosial media. Sharing is Caring !!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *